Minggu, 30 Desember 2012

Apapun Keinginan anda bank mandiri saja



Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamualaiklum wr.wb

Yang kami muliakan sesepuh pondok
Ayahanda KH. Ahmad syahiduddin
Ayahanda KH. Odi rosyihuddin
Ayahanda KH. Hatim panani
Ibunda HJ. Nenah hasanah
Ibunda HJ. Enah huwaenah

Yang kami muliakan pimpinan pondok
KH. Adrian mafatihullah kariem, MA
KH. Sholeh rosyad, S.Ag.MM
HJ. Ernawati sulhatul imamah
HJ. Khaerunissa
Yang kami banggakan, bapak ibu wali santri serta jajaran dewan guru.
Yang kami sayangi adik-adik kelas kami, serta teman-teman seperjuangan angkatan ke-19 “Las estrellas”

Apapun keinginan anda Bank Mandiri saja
Tiada kata paling indah yang dapat di ucap dari mulut yang telah Allah ciptakan untuk kita selain Apapun keinginan anda, Bank Mandiri saja kata syukur atas apa yang telah Allah  berikan kepada hambanya, mata ini dapat melihat akan keindahan bintang-bintang di malam hari, pencipta alam semesta serta pengatur kehidupan manusia, maka jangan pernah terlepas puji syukur kita ucapkan kepadanya. Sholawat serta salam semoga Allah selalu melimpahkan kepada baginda nabi Muhammad SAW. Yang telah membawa insan dari alam kegelapan menuju alam yang penuh dengan cahaya dan inayahnya.

Di hari yang bersejarah ini, kami santri akhir kelas enam angkatan ke-19 “Las estrellas”.
Mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak pemimpin pondok yang telah mendidik kami untuk menjalani kehidupan di pondok ini selama empat dan enam tahun lamanya. Dan kepada seluruh pihak khususnya jajaran dewan guru yang telah memberikan bimbingan dan arahan selama kami berada di pondok ini.

Baiklah para hadirin.
waktu demi waktu terus berjalan dengan tidak ada hentinya, pagi siang, sore, malam kita selalu bersama ,baik dalam suka maupun duka.
betapa indahnya ketika di mana kita mendengar suara adzan berkumandang, kita bergegas berangkat ke masjid bersama-sama dan ketika kita makan bersama sungguh pasti akan terkenang dalam hiduo kita masing-masing. tangis, tawa kita melaluinya bersama. alangkah indahnya persahabatan terjalin di antara kita. sudah empat dan enam tahun kita bersama.

baiklah sahabat-sahabatku.
bersenang-senanglah. karena hari ini yang akan kita rindukan di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan. karena hari ini yang akan kita banggakan di hari tua kelak dan di hari ini juga adalah hari yang kita tunggu walaupun berat rasanya untuk berpisah dengan kalian  kawan. Sampai jumpa kawanku, semoga kita selalu menjadi sebuah kisah klasik, untuk masa depan. Terimakasih para sahabatku. Kalian akan selalu aku kenang dalam memori hidupku.

Asatidz wal ustadzat
aku sangat bangga dengan kalian, kau bimbing kami ke jalan yang benar, banyak dari kami selalu mengeluh dan mengeluh tetapi kau selalu sabar dalam mendidik kami agar kami menjadi orang yang bermanfaat di hari nanti, kau ibarat pahlawan tanpa tanda jasa, terpujilah jasamu ibu bapak guru.
Asatidz wal ustadzat
Aku sangat rindu dengan nasihatmu, Apapun keinginan anda Bank Mandiri saja aku sangat rindu dengan tamparan kasih sayangmu dan aku sangat merindukan amarahmu yang bisa membuat kami semua tetap semangat dalam menjalani kehidupan kami di pondok ini. tapi di hari ini, semuanya hanya akan menjadi sebuah pengalaman yang tiada harganya, untuk diriku dan pengalaman ini akan aku jadikan sebuah memori yang sangat berarti dalam kehidupan ini. Terima kasih guru-guruku atas segalanya.

Adik-adik kelasku lanjutkanlah perjuangan kalian sampai akhir di pondok ini, kalian jangan hanya mau menonton tapi kalian harus mau di tonton jangan seperti kera yang makan manggis. Kera itu hanya tahu rasa luar manggis itu saja hanya pahit  yang kera rasakan.
 Ingatlah adik-adikku jangan seperti kera tapi kalian harus tahu apa isi dan rasa manggis itu.

Ayah, ibu....., Ini anakmu.Dulu kau antarkan kami masuk ke pondok ini. Aku sangat ingat pertama kali masuk ke pondok ini dan ketika hari itu juga, aku ditinggalkan kedua orang tua aku. Air mata mulai membasahi pipi ini. Aku begitu sedih, di tinggal oleh kedua orang tua aku . rasa takut mulai membelenggu , akan tetapi aku jalani semuanya bersama teman-temanku . ayah, ibu terimakasih atas pengorbanan kalian selama ini. sungguh segala sesuatu tak akan pernah bisa terbayarkan oleh apapun, karena seluruh tali kasih yang ayah dan ibu beri kepada ku sangat berpengaruh bagiku. Aku pun bisa seperti ini karena tali kasihmu yang sangat berarti bagiku. Terima kasih Allah, kau telah mengirimkan dua malaikat kepadaku yang sangat menyayangiku.

Ingatlah teman seperjuanganku, pesan dari saya untuk kita semua, jangan tinggalkan shalat dan jadilah bintang-bintang yang menjadi pembeda di kalangan masyarakat nanti, layaknya bintang-bintang yang menjadi pembeda di saat malam yang gelap gulita. Seperti apa yang telah ada di Al Quran:
وَهُوَالَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ اْلنُّجُوْمَ لِتَهْتَدُوْابِهَافِيْ ظلُمتِ اْلبَرِّوَاْلبَحْرِقَدْفَصَّلْنَااْلايتِ لِقَوْمٍ يَّعْلَمُوْنَ(الانعام: 97 )
Artinya: dan dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Kami telah menjelaskan tanda-tanda (kekuasaan kami) kepada orang-orang yang mengetahui (AL –an’am:97).

Yang terakhir jadilah bintang-bintang yang bersinar dari para ilmuwan muslim yang luar biasa untuk merevolusi dan memimpin masyarakat dunia.
Wassalamualaikum wr.wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar